Jumat, 11 Juni 2021

Pengurus DPP Asosiasi Inventor Indonesia yang dipimpin oleh Ketua Umumnya, Prof. Dr. Ir. Didiek Hadjar Goenadi, MSc., APU melakukan audiensi secara virtual dengan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Dr. Laksana Tri Handoko, M.Sc hari Jumat yang lalu.

Gambar : Audensi AII dengan BRIN secara virtual

Pada kesempatan tersebut Kepala BRIN menyambut baik keberadaan Asosiasi Inventor Indonesia (AII) yang dibentuk sejak tahun 2008, dan mengharapkan untuk membangun sinergi BRIN-AII dalam mewujudkan kemajuan IPTEK dan inovasi nasional selaras dengan visi, misi, dan tujuan strategis BRIN. Dalam arahannya Kepala BRIN juga mengatakan bahwa dibutuhkan suatu platform sebagai wadah komunikasi secara langsung antara inventor dan investor. Untuk itu diharapkan AII dapat berperan aktif menghimpun para inventor, khususnya inventor independen agar dapat bersinergi dengan para investor yang membutuhkan produk-produk teknologi hasil penemuan anak bangsa sesuai dengan bidang usahanya.

Diharapkan juga AII dapat memperkuat jaringan inventor nasional dalam mengembangkan hasil penemuannya dan memfasilitasi komersialisasi hasil penemuan tersebut oleh pihak industri dalam kerangka pembangunan ekosistem inovasi yang produktif dan berkelanjutan.

Kepala BRIN juga akan memberikan dukungan fasilitas ruangan sekretariat kepada AII dan asosiasi lainnya yang terkait dengan Riset dan Inovasi.

Pada kesempatan tersebut Ketua Umum DPP AII mengucapkan selamat kepada Kepala BRIN yang baru dilantik Presiden beberapa waktu yang lalu, serta berharap AII dapat menjadi salah satu mitra strategis BRIN dalam bidang Riset dan Inovasi, khususnya dalam bidang Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Infrastruktur, Manufaktur, Pertambangan dan Migas. Ketua bidang Kerjasama dan Humas DPP AII, M Ibnu Fajar menjelaskan bahwa anggota AII yang terdiri dari para inventor yang memiliki latar belakang beragam, baik berlatar belakang birokrasi, profesional maupun pengusaha dapat memberikan warna baru dalam mendorong implementasi teknologi penemuan anak bangsa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *